Kamis, Januari 04, 2018
KARIER KONSULTAN LANSEKAP
Seringkali ditanya oleh berapa para sahabat , Kenapa pilih karier jadi KONSULTAN LANSEKAP bukan KONTRAKTOR LANSEKAP ? Antara konsultan  atau kontraktor,yang mana paling mengasyikan ? Apakah sulit untuk menjadi KONSULTAN LANSEKAP INDIPENDEN? Sejak kapan jadi Konsultan lansekap indipenden secara individual?

Untuk memudahkan agar tidak menjelaskan secara berulangkali, lebih baik menulis artikel tentang  pertanyaan-pertanyaan itu, tinggal nanti jika ada yang menanyakan kembali tinggal kasih link nya ,buka google search..selesai.

Awalnya

Tahun 1993, baru lulus jadi Insinyur Arsitek  Lansekap terus buka usaha sendiri yang bergerak dibidang KONTRAKTOR LANSEKAP bersemangat untuk mulai berpraktiksi sekaligus menguji ilmu yang sudah didapat di Fakultas Arsitektur Lansekap Universitas Trisakti. Selama 5-6 tahun perusahaan kontraktor Lansekap berjalan dengan baik mengerjakan proyek – proyek Lansekap dari pihak swasta maupun dari pihak pemerintah.

Sampai suatu waktu Ditahun 98-99, bencana tiba-tiba datang tanpa diundang, tentu masih ingat saat krisis ekonomi yang melanda Indonesia ditahun 98-99, Terjadi guncangan politik ditanah air berdampak terhadap roda perekonomian bangsa, Banyak perusahaan kontraktor terjun bebas kejurang kebangkrutan, mau itu perusahaan besar maupun perusahan kecil, sama sama terjebak dalam situasi yang mecekamkan.

Perusahaan Lansekap yang selama ini berjalan dengan baik , tiba-tiba jatuh terkapar tanpa basa basi , saat itu kami  sedang  mengerjakan proyek kontraktor lansekap  Pabrik dan Kantor Pusat  PT.Delta Jakarta di Kali malang-bekasi , harga material pekerjaan lansekap naik melesat ke langit ke tujuh sedangkan proyek belum total selesai  akan tetapi komitmen kontrak pekerjaan harus tetap diselesaikan hingga serah terima pekerjaan. Demi kepercayaan dan komitmen kontrak proyek mau tidak mau kami terpaksa harus tetap menyelesaikan proyek yang sedang berjalan itu, dan untuk menutup kerugian  semua aset kantor dijual untuk mendapatkan dana segar  agar  bisa membayar supplier tanaman dan gaji karyawan serta  puluhan orang tukang taman yang sedang mengerjakan pelaksanaan proyek. 

Akhirnya pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik sesuai disain lansekap yang telah disepakati dan dilakukan serah terima kepada pihak klien,dan pihak klien puas, sedangkan disisi lain akibat aliran kas tidak stabil  kantor mendapatkan kerugian yang besar.itulah resiko bisnis Kontraktor Lansekap.

Cari AKAL untuk menyiasati kondisi yang ada, jurus PROBLEM SEEKING dan PROBLEM SOLVING mulai dimainkan untuk mencari pola strategis atau model bisnis yang manjur untuk mengatasi permasalahan kantor ,bagaimana caranya mengurangi pengeluaran biaya rutin kantor tapi tetap dapat melakukan pekerjaan dibidang Arsitektur Lansekap serta dapat menghasilkan uang.

Pilihan-pun jatuh menjadi KONSULTAN ARSITEKTUR LANSEKAP INDIPENDEN yang bekerja secara INDIVIDUAL tanpa harus pakai nama Perusahaan KONTRAKTOR LANSEKAP , berpraktiksi  hanya dengan modal ilmu dan kemampuan yang dimiliki, sederhananya menjadikan diri menjadi penyanyi solo dulu dan jika  sudah ada uang buat modal baru bikin band lagi.

Dengan memilih karier menjadi KONSULTAN INDIPENDEN di bidang ARSITEKTUR LANSEKAP berarti pengetahuan dan pengalaman yang selama ini telah dijalani tetap menjadi ‘ Raja’ ibarat permainan catur, selama masih ada raja, permainan belum  ’game over’.
Yang penting bisa tetap dapat berkarya dan mencapai tujuan sebagai insinyur arsitek lansekap karena sekolah sudah  memakan waktu lama untuk jadi sarjana dan  sudah memakan banyak biaya, masa sih ditinggalkan begitu saja.

Perjalanan

Tahun demi tahun karier kembali dibangun, satu persatu anak tangga kembali di naiki untuk mencapai anak tangga diatasnya, mulai membenahi dan jaringan klien yang selama ini sering bekerjasama di ‘follow-up’, mencari kerjaan' Planning and Design' bagi setiap proyek lansekap yang masih ada.jam begadang menyelesaikan pekerjaan bertambah meskipun tidak ada lagi hitungan upah lembur yang biasanya menjadi hak pada saat gajian.
Berbagai seminar dan kursus mengenai ruang lingkup pekerjaan diikuti yang memakan waktu ribuan jam, Mulai kembali belajar menggunakan alat bantu aplikasi disain software terbaru, Berbagai judul buku dibeli dan dipelajari satu demi satu,dan ratusan jam berada di cafe-cafe untuk hanya sekedar ketemu klien dan kolega untuk mempresentasikan proyek

Banyak suka duka yang telah dihadapi tapi tetap nekat cari nafkah hanya lewat bidang arsitektur lansekap, mulai dari jadi disainer ‘freelance’ bagi proyek TAMAN RUMAH (Garden Design) , dapat kesempatan dipercaya klien untuk PERENCANAAN MASTERPLAN AGROWISATA di bogor dan PERENCANAAN MASTERPLAN RESORT HOTEL  , menjadi SAKSI AHLI di Pengadilan Negeri di TanjungBalai Karimun sebagai tenaga ahli Arsitek lansekap bagi pihak terdakwa dalam kasus reklamasi pasca- penambangan pasir Pulau Sebaik.

Dan kini di Akhir Tahun 2017 tanpa terasa perjalanan pribadi berpraktisi sebagai konsultan lansekap indipenden sudah berlangsung  19 tahun berkecimpung diarea lingkup kerja bidang arsitektur lansekap. Hasil kekaryaan hampir tersebar di semua wilayah habitat mulai dari kawasan area pesisir, pulau, hutan bakau (Mangrove) , daerah perkotaan hingga kelembah gunung telah dijelajahi dengan segala keunikan serta berbagai jenis proyek di mulai dari proyek DISAIN TAMAN RUMAH hingga MASTERPLAN RESORT HOTEL dengan segala kompleksitas permasalahan tapaknya .

Selama ini senang rasanya bisa dapat berkolaborasi dengan berbagai macam manusia yang kreatif dari berbagai disiplin ilmu dari berbagai jenis profesi  mulai dari arsiek bangunan, arsitek interior , tukang taman, ahli buah, ahli konservasi hutan, pekerja kreatif di muntilan, ubud hingga pematung .

Bisa berkolaborasi dengan beragam profesi di sebabkan  jika dapat kepercayaan dan kesempatan dari klien untuk mengerjakan proyek yang agak besar dan spesifik, maka mulai membentuk tim perencana  yang dipilih dan dibentuk dari kemampuan individual yang sesuai dengan konsep masterplan resort yang akan didisain sehingga hasil karya akan lebih mengena dan sesuai dengan thema & konsep rancangan. Karena tidak semua praktisi lansekap yang biasanya merancang di wilayah urban dapat merancang dengan baik di wilayah rural demikian juga jika kemampuan merancang biasanya untuk area perumahan dengan gaya minimalis atau klasik tentu agak gagap pada saat merancang lansekap untuk area hotel resort atau area konservasi yang memiliki karakter khas yang berbeda, Apalagi JANTUNG dari HASIL KARYA LANSEKAP adalah konten yang berisikan ide inovatif gubahan ruang dan seni kreatif solusi lingkungan binaan.

Ibaratnya seperti  pemain gitar yang tentu akan bisa memainkan gitar untuk berbagai jenis genre musik  , akan tetapi pemain gitar yang sudah terbiasa bermain untuk genre music jazz tentu jiwanya tidak terlalu selaras  untuk bermain di  genre music rock, meskipun bisa dimainkan demikian pula seorang konsultan lansekap individual juga pada suatu saat akan menemukan wilayah yang diminatinya sehingga akan menjadi konsultan lansekap dengan fokus spesialis pada wilayah tertentu.

Fleksibiltas berkarier sebagai konsultan lansekap indipenden sangat ‘mobile’ untuk berekspresi secara bebas tanpa kuatir terbatasi oleh kebijakan visi dan misi kantor ataupun pertimbangan profit , semua keputusan penting dapat diputuskan saat itu juga tanpa harus lapor ke pusat atau harus dirapatkan dulu sangat memakan waktu, Bebas untuk menentukan sikap dan memilih proyek yang dianggap mampu untuk diRancang atau tidak, Bebas untuk menentukan jam kerja dan waktu untuk berlibur. segalanya Bebas bagaikan burung Rajawali terbang diangkasa.
.
Konsultan jika dapat didefinisikan secara sederhana adalah KONSULTAN KONSULTASI , KONSULTAN LANSEKAP adalah penyediaan jasa layanan indipenden untuk klien berkonsultasi sesuai kebutuhan dan keinginannya terhadap tapak dan ditukar dengan pembayaran fee perjam. Sederhananya KONSULTAN LANSEKAP INDIPENDEN adalah KONSULTAN KONSULTASI HAL-HAL LANSEKAP . Dalam bahasa hukum, Konsultan indipenden adalah orang yang dikontrak untuk memberikan pelayanan jasa kepada orang lain tanpa status ‘hukum karyawan’.

Ada ratusan Insinyur arsitek lansekap yang berpraktisi ,berkarya dan bekerja ditanah air maupun diluar negeri saat ini , tapi masih sebagian kecil dari mereka memilih untuk bekerja sebagai konsultan individual indipenden yaitu mereka yang senang memilih untuk bekerja bagi diri sendiri ,akan tetapi  tidak dapat disalahkan juga mereka lebih senang bekerja dengan posisi jaring pengaman ‘Comfort zone’ dan memiliki majikan, semua itu pilihan dan sah-sah saja, karena semua tetap produktif  menghasilkan kekaryaan lansekap demi perkembangan dan kemajuan ilmu Arsitektur Lansekap di Tanah Air.

AKHIR KATA

Bekerja sebagai konsultan lansekap indipenden bagi saya secara pribadi sangat mengasyikan, bisa bebas  berekspresi , bisa bebas berkelana menjelajahi kesetiap sudut area ruang lingkup arsitektur lansekap tanpa harus terintimidasi oleh batasan yang kadang tidak perlu ada. Kita akan menjadi seorang traveler  memasuki dunia pertualangan yang penuh misteri dan penuh dengan segala keunikannya. 

Akan tetapi  bekerja sebagai konsultan indipenden juga memiliki Resiko  besar yang bisa mengakibatkan kerugian secara finasial dan waktu jika tidak bijak dalam menjalankannya, mengenai  apa saja resiko menjadi seorang konsultan lansekap indipenden akan saya tulis di artikel berikutnya….Sabar ya..!



Label: ,

 
posted by John papilaya at 14.21 | Permalink |


0 Comments:


Posting Komentar

~ back home