Selasa, Oktober 18, 2016
RESOR ANTI HOTEL GAYA ANDRIAN ZECHA (Bag 1 )
A rtikel ini sudah lama menjadi bagian kliping penulis untuk mempelajari cerita dan seluk beluk mengenai Andrian Zecha dengan AMANRESORT nya , mungkin masih bermanfaat bagi pembaca sebagai referensi keberhasilan seorang Zecha 

Sumber:Majalah SWA 14/XVII/12-25 juli 2001 ( riset: Atang Windarto) 

Awalnya 
Andrian Zecha adalah Ikon baru. Inovasinya memang terbilang nyentrik dan keluar pakem untuk mata dan symbol wisata modern. Ia membangun jaringan resor yangserba alami, terpencil, tanpa kolam renang, sepi, jauh dari keramaian,hingar bingar kota, formalitas dan gemerlap aksesori imitasi hotel modern. Yang anda temui di Amanresort - demikian nama jaringan resor yang di bangun zecha - segala hal yang berbau “primitive” seperti jembatan kayu, tempat minum dari bamboo, dan sejenisnya.

Jangan Tanya harganya. Tidak cukup bagi eksekutif serba tanggung atau pejabat tinggi sekalipun, berlibur disana berminggu minggu. Mereka yang menginap disana umumnya kaum kosmopolit, filantropis atau pebisnis kelas atas dunia, yang mendambakan pengalaman batin sesungguhnya. Bayangkan harga kamar resor US$ 750 ( Rp 8-9 juta) per malam.
Harga Ini hanya tertandingi hotel kelas internasional bintang lima plus. 

Andrian Zecha-kelahiran Jakarta, ayah cheko dan Ibu Indonesia- membangun bisnisnya dari bawah. Sejak 1970-an,Zecha ikut mendirikan jaringan Hotel Regent - Jaringan hotel bintang lima Asia pertama - bersama Robert Burns dan Georg Rafael. Trio ini membangun 12 Hotel Regent pertama di Asia.

Pada tahun 1986, Zecha menjual 30% sahamnya di jaringan hotel ini senilai US$ 30 Juta. Pada tahun yang sama, dia terjun kebisnis property. Anak keturunan pengusaha ini lalu membentuk holding investasi dengan membeli Regent Bangkok. Kemudian dibelinya Hotel Dorchester, London dan setelah berapa lama dilepaskan ke Sultan Brunei. 

Suka Duka Berbisnis
Rangkaian pengalaman pahit - manis dan baik - buruk selama berbisnis, plus pengalaman historis di Indonesia. Sepertinya membuat Zecha dewasa. Sampailah pada tahun 1990, saat Zecha mendirikan Aman resort bersama rekan bisnisnya. Untuk mendukung usaha nya, Zecha mencari dukungan dana dari mitra. Hotel Mandarin tampaknya tertarik tawaran Zecha, dan setuju mengucurkan dana senilai US$58,5 juta, tapi dengan mengendalikan interest Zecha.

Sayang, mantan mitra bisnis Rupert Murdoch ini ini, tampaknya kurang berkenan dengan model penawaran Mandarin. Dia lebih suka mengundang rekannya Clement Vaturi, pemilik jaringan Hoteliere Immobliere,Perancis. 
Vaturi menyetor US$65 juta untuk 55% saham di holding-Amanresort dulu-silverlink. Perjanjian kerjasama ini mulanya mulus. Masalah muncul setelah empat tahun berjalan. Pasalnya, Vaturi harus menyerahkan sebagian sahamnya ke Colony Capital, perusahaan pembiayaan property Amerika Serikat. Kejadian ini dipicu tak terselesaikannya pinjaman vaturi di lembaga keuangan tersebut senilai US$125 juta.

Maka, sejak saat itu pula Amansari dikontrol Colony sepenuhnya dengan menempatkan tiga eksekutifnya di jajaran direksi. Sebagai pemegang saham minoritas,  pun dilucuti dari posisinya sebagai chairman dan CEO, oktober 1988. Vaturi juga pemegang monoritas, dan tidak punya kekuasaan apa-apa. 

Namun setelah tak berkuasa, Ide Zecha masih jalan. Terbukti dia sukses menggandeng Group Setai ,AS, membangun kondo dipantai AS. Artinya , tidak mengurus AmanResort bukannya Zecha lantas diam saja. 

Dalam benaknya kemudian muncul ide membangun resor baru di Meksiko, Maharesort. Pada saat bersamaan, perselisihan vaturi Vs Colony kian mencapai titik terang. Ini semua berkat kerja keras Zecha meyakinkan teman lamanya Thadani, agar menalangi utang Vaturi. Perusahaan afiliasi thadani di hongkong, Lee Hing Development, akhirnya menjadi pemegang saham mayoritas di AmanResort. Thadani-rekan bisnis zecha dan pemilik Schroder Capital Partners- menghendaki Zecha kembali memimpin perusahaan itu. Maka, per Maret 2001 Zecha kembali memimpin dan menjalankan perusahaan senilai US$165 juta ini. 

Sebenarnya, antara Zecha dan Colony tidak ada perbedaan visi dalam mengelola bisnis. Keduanya selalu menekankan detil manajemen, hingga warna bed cover misalnya. Zecha sangat peduli pada pengembangan merk resornya. Sebab, nilai Amanresort- menurut Zecha dan Colony – terutama pada mereknya.
 
posted by John papilaya at 00.37 | Permalink |


0 Comments: