Rabu, September 19, 2007
Ini saatnya PEDULI
M engarah pandangan sejenak kewaktu silam, terkenang saat berbagai kompetisi Perencanaan Arsitektur Lansekap terdengar di telinga komunitas Arsitektur Lansekap Indonesia di Trisakti ,tidak pernah kesempatan baik tersebut disia-siakan oleh para pendahulu kita para mahasiswa maupun para praktisi arsitek lansekap.Kegiatan sayembara tersebut secara berkala diadakan oleh organisasi internasional seperti IFLA (International Federation of Landscape architecture) dan kadang instansi pemerintah nasional juga menyelenggarakan sayembara-sayembara sejenis.

Era Ke-emasan
Dengan semangatnya, kompetisi itu dijadikan ajang untuk melakukan ekploitasi dan eksperimen keahlian dan kemampuan bidang ilmu arsitektur lansekap, yang mana pada saat itu sekitar akhir tahun 70-an nama Arsitektur Lansekap masih asing terdengar ditelinga masyarakat Indonesia, bahkan oleh sebuah artikel majalah remaja “HAI” yang terkenal itu , bidang ilmu Arsitektur Lansekap dikategorikan kan pada cabang ilmu yang langka.



Akan tetapi dengan Tradisi semangat kebersamaan dan kerjasama yang solid yang merupakan ciri Masyarakat fakultas Arsitektur Lansekap di Universitas Trisakti, setiap ada terdengar kompetisi sayembara Arsitektur Lansekap Internasional maupun Nasional pasti akan cepat informasi itu tersebar di komunitas arsitektur lansekap dan para mahasiswa berlomba-lomba membuat kelompok untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan tersebut.

Alhasil dengan berbekal semangat dan Ilmu Arsitektur Lansekap yang masih minim, setiap Urutan Juara 1 sampai Juara 3 seakan sudah merupakan milik para Arsitek Lansekap Indonesia pada setiap Kompetisi Internasional. Dengan memiliki prestasi tersebut secara langsung mengangkat dan mengharumkan nama arsitektur lansekap didalam negeri membuat masyarakat mulai mengenal bidang ilmu arsitektur lansekap dan yang paling membuat bangga adalah keberadaan arsitek lansekap di Indonesia disegani dan tidak dipandang sebelah mata oleh para arsitek-arsitek lansekap didunia,malah dari negara tetangga Malaysia sempat mengirim para siswanya untuk menuntut ilmu Arsitektur Lansekap di Universitas Trisakti.
Suatu era keemasan bagi ilmu Arsitektur Lansekap di Indonesia kala itu.


Era kegelapan
Akan tetapi era tidak tidak berlangsung lama sejak awal tahun 90-an kondisi tersebut mulai menurun dan sungguh ironis jika hari ini di abad 21 kira-kira 15 tahun berselang dari era keemasan tersebut cahaya tersebut mulai pudar dan makin melemah, kondisi arsitektur lansekap di Indonesia mengalami kemunduran ,situasi yang sangat memprihatinkan jika disana-sini terjadi suatu kemunduran yang dratis hal ini dapat dihat dari situasi dimana sebahagian para arsitek lansekap malah berangkat ke negara tetangga malaysia untuk memperdalam ilmu arsitektur lansekap ,Para arsitek lansekap muda mulai enggan dan jarang mengikuti kompetisi-kompetisi sayembara arsitektur lansekap lokal maupun internasional, terlihat juga dari minimnya jumlah peminat pendaftaran calon mahasiswa pada fakultas ini yang dulunya pernah menjadi ‘kawah candradimuka’ bagi lahirnya para kampiun arsitektur lansekap.
Sasaran dari ilmu arsitektur lansekap mengalami degradasi arah tujuan untuk melangkah, seakan-akan meng-isyaratkan kondisi stagnasi dimana arsitektur lansekap di Indonesia pada waktu kini sedang berlari ditempat. Terdeteksi ada gejala lemahnya semangat optimisme dalam berkarya para praktisi untuk tetap mengasah kemampuan dan ketrampilan ilmu ‘arsitektur lansekap’ yang dimiliki.

Suatu situasi yang sangat memprihatinkan dan mempertajam akan keyakinan terjadinya era ‘mati suri’ bagi para Arsitek Lansekap indonesia.
Sampai kapankah kondisi ini akan berlanjut? Dan bagaimana cara dan strategi untuk mencari solusi keluar dari ‘zaman kegelapan’ ini.

Inilah saatnya peduli
Jika lihat perhatikan masih ada banyak kompetisi yang masih dilombakan pada waktu sekarang ini seperti yang terakhir tahun 2005 lalu, sayembara perencanaan kawasan wisata nusa dua yang diadakan oleh BTDC jumlah peserta yang mewakili bidang arsitektur lansekap tersa sangat ‘sepi’ hanya ada beberapa kelompok praktisi yang mengikuti sayembara tersebut,malahan dari pihak mahasiswa yang mendalami bidang arsitektur lansekap nyaris tidak terlihat .Dan masih banyak sayembara-sayembara berkaitan dengan bidang Arsitektur Lansekap yang diselenggarkan oleh pihak pemerintah dan swasta nasional yang sepi dari wajah-wajah arsitek lansekap.

Seharusnya, Ibarat permainan sepakbola, pada saat ada pertandingan dan bola dikaki bermainlah dan sekuat mungkin mencetak goal dan meraih kemenangan tetapi jika pertandingan sedang tidak digelar, seharusnya kita bisa lebih fokus dan konsestrasi untuk meningkat perfoma dan kualitas team.

Demikian juga seharusnya kelompok profesi ilmu arsitektur lansekap di Indonesia saat ini, bagi kelompok yang sedang menghadapi suatu pertandingan berusahalah untuk dapat membuat suatu terobosan yang baik bagi kemajuan ilmu ini dengan semaksimal mungkin menggali dan mengekploitasi kemampuan-kemampuan kelompok dengan inovasi-inovasi kreatif arsitektur lansekap ,sedangkan untuk kelompok arsitekt lansekap yang belum mendapat kesempatan dalam proyek-proyek arsitektur lansekap sebaiknya melakukan kegiatan untuk mengikuti berbagai kompetisi-kompetisi sayembara bidang arsitektur lansekap. Sebab setiap usaha yang bergerak di dalam bidang jasa , untuk dapat maju dan dikenal oleh pasar perlu pembuktian , klien akan mengukur tingginya kualitas dan mutu dari seorang praktisi dengan bukti-bukti prestasi yang dimiliki.Seorang pakar pemasaran pernah mengatakan Suatu testimoni yang baik akan menghasilkan suatu dampak positif bagi perkembangan penghargaan produk jasa yang ditawarkan seorang arsitek lansekap dalam berkarya ,sehingga dengan banyaknya proyek yang dikerjakan maka makin meningkatlah kemampuan dan keahlian seorang praktisi arsitek lansekap dengan mengeksploitasi dan bereksperimen dalam setiap proyek.

Era Renainsance
Sudah saatnya Organisasi Profesi Arsitektur Lansekap untuk memberikan motivasi bagi kinerja bagi para anggotanya dengan kegiatan-kegiatan kompetisi yang dapat menjadi ajang sarana promosi maupun peningkatan SDM profesi dan mulai secara kreatif melakukan program kolaborasi antar lintas berbagai disiplin ilmu/profesi lain dengan memberikan ide dan gagasan perencanaan arsitektur lansekap yang inovatif dan benar sebagai garda terdepan bagi setiap program pembangunan pemerintah maupun swasta.

Sudah saatnya para praktisi Arsitek Lansekap di Indonesia bangkit dari ‘mati suri’nya dan mengkonsolidasikan kekuatan-kekuatan untuk memberikan aspirasi bagi perkembangan ilmu arsitektur lansekap dan melepaskan diri dari jerat-jerat ketidak pedulian nasib ilmu arsitektur lansekap di Indonesia .

Sudah saatnya para Mahasiswa Arsitektur Lansekap unjuk kekuatan semangat dengan melakukan program-program kegiatan mengkampanyekan bidang Ilmu Arsitektur Lansekap menjadikannya menjadi lebih populer dan bergensi dan giat dalam mengikuti setiap kompetisi sayembara arsitektur lansekap yang diadakan oleh organisasi international maupun nasional.

Masihkah kita mau berpangku tangan dan duduk terpekur menerima nasib... ?




Label:

 
posted by JOHN F.PAPILAYA at 16.12 | Permalink |


0 Comments: