Senin, Desember 01, 2008
Formula FEE DESIGN Arsitek Lansekap


s
uatu proyek lansekap terkait erat dengan peran seorang arsitek lansekap yang profesional di bidangnya,hal ini dimulai dari mulai proses inventarisasi data hingga pengimplementasian hasil disain ke tapak.
Seorang arsitek lansekap yang telah berpengalaman dan menguasai bidang ini sangat menentukan nilai besaran fee yang harus di bayar oleh klien baik individual maupun perusahaan

Besaran tarif jasa seorang profesional arsitek lansekap di hitung berdasarkan formula perhitungan fee, untuk lebih memberikan informasi bagi klien tentang besaran nilai tersebut tidak ada salahnya di-era tranparasi ini formula perhitungan fee seorang arsitek lansekap dapat juga di ketahui oleh umum serta menjadi sarana informasi bagi para professional muda yang sedang bergelut dalam meningkatkan karier dan prestasi.
Sehingga klien maupun para arsitek lansekap muda dapat mengetahui cara penetapan formula harga jasa seorang arsitek lansekap

Formula cara perhitungan ini merupakan metoda dari hasil pengalaman kerja selama 15 tahun berpraktisi di dunia arsitektur lansekap dan telah saya coba terapkan untuk klien proyek ,baik klien dari dalam negeri maupun dari luar negeri.



5 (lima) faktor yang harus diperhatikan dan menjadi menjadi pertimbangan dalam menentukan besar fee jasa yang akan dikenakan kepada klien baik secara individual maupun perusahaan ada yaitu:

1. Tingkat kesulitan proyek ( level of difficulty)
Dengan memprediksi terlebih dahulu luasan area/ tapak serta status proyek yang akan masuk kedalam proses perencanaan serta kedudukan seorang arsitek lansekap dalam proyek tersebut.
Dalam klasifikasi tersebut akan dapat diberikan koefisien bilangan tingkat kesulitan

Kategori Group 1 : Kompleksitas Tinggi ( Kepala koordinator konsultan)
                                      ( Nilai koefisien 1.2)
Kategori Group 2 : Kompleksitas Sedang (Area materi buatan lebih luas daripada
                                       material alami)
                                       ( Nilai Koefisien 1.1)
Kategori Group 3 : Kompleksitas Rendah (Area material alami lebih luas daripada
                                       area material buatan/pabrikasi)
                                      (Nilai koefisien  1)
Kategori Group 4 : Renovasi / Perbaikan
                                      ( Nilai koefisien 0.8)

2.Jenis Pelayanan arsitektur lansekap yang diinginkan ( Basic Services)
Pelayanan jasa seorang arsitek lansekap dapat di jabarkan sebagai berikut:

Kategori 1 : a.konsultan dan advisor services
                        b.Jasa layanan khusus
                       c.Pelayanan jasa lainnya
Kategori 2 : Konsep perencanaan
Kategori 3 : Layanan gambar pembangunan lansekap ( Landscape Design Development
                         Atau LDP )
Kategori 4 :Gambar kerja ( working drawing) dan spesifikasi untuk tender dan
                        pelaksanaan konstruksi
Kategori 5 :Evaluasi hasil tender ( hardscape works,softscape work)
Kategori 6 :Administarsi Kontrak Dan supervise tapak
Kategori 7 :Pelayanan Tambahan

Atau dibagi berdasarkan paket pelayanan seperti sbb:

On Completion of
 Conceptual Design Stage ( 15% )

On completion of
 Design Development Stage ( 30% )

On completion of
 Working drawings ( 20% )

On completion of
 Technical Specification and tender Documentation stage ( 15% )

On completion of
 Management Implementation management stage
 (Based on ‘ periodic inspection’level of service) ( 20%)

3.Type Of Project
Dalam tahap ini adalah mengetahui sasaran dari 'goal'proyek sehingga dapat memasukan kedalam klasifikasi tipe proyek, masing-masing perusahaan konsultan dan konsultan individual biasanya mempunyai klasifikasi yang berbeda sesuai dengan bidang keahlian spesifik yang mereka kuasai.

Untuk hal ini kita dapat melihat contoh yang telah dikeluarkan oleh ILAM (organisasi profesi arsitek lansekap di Malaysia)
Seperti dibawah ini :

Kategori 1 ( co-efficient 1.2)
Landscape Of exceptional character and complexity:
( Private / residential Garden), Hotels,Theme parks,Resort,Golf courses,Marina/waterfronts,Civic centre ( Art galleries, museum,theatres),Zoological garden,Botanical garden, Port/harbours/maritims terminal,Interior landscape/Rooftop garden,Monumen compounds/Monuments,Palaces)


Kategori 2 ( co-efficients 1.1)
Landscape of average complexity, requiring a moderate degree of design and detailing
( Commercial complexes,Landscape upgrading,Township development,Camping/recreational grounds,Religious institutions,Educational institutions,Sport complexes,Land reclamations, club house, airports,hospitals )


Kategori 3 ( co-efficient 1.0)
Highway / Roadside planting, Industrial/factories. Cemeteries,Re-forestation,Petrol station

4.Waktu ( Time of Schedule)
Setelah mengetahui bobot dari ke 3 (tiga) faktor tersebut maka kita akan bisa mengetahui secara rinci umur dari proyek tersebut dan lamanya waktu yang terpakai dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan proyek tersebut

Untuk penentuan biaya rata-rata untuk waktu seorang arsitek lansekap ini relatif sesuai dengan lamanya berpraktisi di bidang arsitektur lansekap maupun keahlian-keahlian khusus yang mereka miliki.dan biasanya organisasi profesi seperti ILAI ( Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia) telah membuat daftar rinci harga waktu seorang professional arsitek lansekap.
Akan tetapi dapat juga masing-masing konsultan menghitung biaya tariff per jam untuk konsultan individu maupun perusahaan konsultan.
Untuk perhitungan jasa konsultan individu akan saya jelaskan dalam artikel yang lainnya.

5.Biaya Operasional ( overhead cost)
Merupakan biaya pengeluaran yang akan terkait maupun keluar dalam pekerjaan proyek
Seperti Biaya tenaga asisten ( supporting staff), Biaya transporatsi lokal, biaya akomodasi (jika proyek diluar kota) ,Biaya percetakan gambar, Biaya presentasi Dll


Formula perhitungan fee

Fd= ( G X ( R X T) X P ) + BO

Dimana ;

Fd = Fee design
G = Kategori tingkat kesulitan
P = Tipe Proyek
R = Rate rata-rata perjam
T = Time ( jangka waktu yang diperlukan)
BO = Biaya operasional ( Overhead proyek )


Contoh:
Diketahui sebuah projek perencanaan lansekap Hotel resort, dimana pekerjaan hardscape lebih banyak daripada softscape dan jenis pelayanan yang diinginkan adalah hanya sampai Design Development Phase.
Maka dari pekerjaan tersebut akan didapatkan perincian time schedule selama 21 hari kerja yang berarti 28 x 6 jam = 126 jam
Serta diketahui harga perjam jasa seorang arsitek lansekap yang berpengalaman 3-5 tahun sebesar Rp 185.000,-

Maka biaya yang akan di kenakan adalah

1.1 x ( 126 jam x 185.000) x 1.2 = Rp 30.769.200.- + Biaya Operasional


Kemudian untuk dijadikan harga penawaran maka harga tersebut ditambah kan dengan biaya operasional ( BO) yang total jumlah biaya sangat tergantung dengan letak proyek tersebut ( didalam / diluar kota)  maupun hasil keluaran yang diinginkan oleh klien, yang biasanya tidak dapat dirumuskan dalam satuan yang tetap.
Klien kadang hanya meminta presentasi dalam bentuk hasil hardcopy akan tetapi ada klien yang meminta presentasi dalam bentuk animasi, maka biaya operasional akan berbeda pada masing-masing proyek tersebut.





 
posted by JOHN F.PAPILAYA at 01.45 | Permalink |


7 Comments:


At 17.58, Blogger IKATAN ARSITEKTUR LANSEKAP KALBAR

coba elu kirim or ajukan ke BAPENAS sel....masalah fee arsitek lansekap...........kayaknya blm ada deh

 

At 08.32, Blogger ariefputra

Wah pak John, saya mau tanya sedikit. Bagaimana jika projectnya luas? Mengapa tidak menggunakan satuan luas?

Salam
arief

 

At 08.55, Anonymous john f.papilaya

ke bapenas itu ada di domain organisasi profesi..mudah-mudahan sudah ada dan telah di daftarkan oleh pengurus pusat IALI

 

At 08.57, Anonymous john f.papilaya

mas arief,variebel satuan luas memang juga merupakan bahan pertimbangan,akan tetapi pada saat pembuatan kategori tipe kawasan lansekap biasanya hal tersebut elah menjadi variebel penentu.trims

 

At 08.58, Anonymous LazyAnimation

you have a great blog and a great work also.. I'm a Physical Therapist but I'm blogging about Architectures.. hope we could link our blogs together. It's http://architects-rendering.blogspot.com
thanks my friend..

 

At 15.39, Blogger sang pendekar

terima kasih untuk artikelnya. pas banget, ane lagi nyari-nyari untuk bahan kuliah.

oia, jangan lupa mampir ke sini ya...

 

At 15.06, Anonymous john f.papilaya

lazy animation,thanks for coming to my blog.