Selasa, Desember 11, 2007
Galakkan Semangat KKN di Arsitektur Lansekap

Pertumbuhan jumlah para sarjana yang menganggur di Indonesia sudah dalam ambang batas memprihatinkan, hal ini dapat dilihat dari jumlah para pelamar yang berdesak-desakan memenuhi gedung tempat diadakannya Pameran Bursa kerja ,kertas formulir pendaftaranpun dapat dijadikan komoditas perdagangan meskipun belum tentu mendapatkan pekerjaan sesuai pilihan. Disisi lain peluang untuk mendapatkan pekerjaan dengan melamar sebagai pegawai pemerintahan juga tersendat dengan batasan jumlah calon pegawai negeri yang diterima oleh setiap departemen.

Akhirnya banyak para sarjana Di Indonesia dan khususnya di Jakarta tidak berkerja pada bidang ilmu yang digelutinya semasa kuliah.Mereka berusaha mempertahankan hidup dengan segala macam pekerjaan tanpa harus memilah-milah pekerjaan yang didapatkannya.Sebuah lagu sarjana muda yang dinyanyikan oleh iwan fals kini terasa begitu menusuk dalam dada.

Hidup memang seharusnya merupakan sebuah perjuangan (katanya Dewa...) akan tetapi kadang Hidup bisa juga dinikmati tanpa perlu berkeluh kesah ,jika sejak semula pada saat masih dibangku kuliah setiap universitas tidak hanya membekali para calon sarjana dengan sekedar disiplin ilmu yang sedang di pelajarinya tetapi juga harus mampu menghasilkan calon sarjana yang berkualitas, mempunyai sifat kepemimpinan dan kemandirian.
Dalam artian,calon sarjana haruslah dapat dibentuk untuk tidak sekedar berkeinginan melamar pekerjaan setelah rampung meraih gelar sarjana,lebih dari itu para calon sarjana dibentuk untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam bidang kewirausahaan ,sehingga pada saat kelulusan tiba mereka akan dapat menciptakan pekerjaan untuk dirinya sendiri maupun orang lain.

Khususnya pada bidang ilmu Arsitektur lansekap,suatu bidang ilmu yang dapat berhubungan langsung dengan masyarakat hendaknya kebijakan KKN dapat kembali di giatkan,bukan KKN dalam artian Kolusi,korupsi dan Nepotisme akan tetapi KULIAH KERJA NYATA. Semangat KKN perlu dihidupkan kembali dengan di barengi dengan semangat KERJA SAMBIL KULIAH
(lihat artikel“kerja sambil kuliah di
http://www.dedidwitagama.wordpress.com

Dengan Semangat KKN dan KSK diharapkan para calon arsitek lansekap dapat segera melihat dan mempelajari dunia sesungguhnya diluar dunia teori di kampus dan dengan demikian diharapkan calon arsitek lansekap dapat segera memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan mengetahui persoalan nyata di masyarakat . Proses pembelajaran ini dapat disebutbelajar dari kehidupan nyata’ (real life learning)
Sehingga kemampuan para calon sarjana dapat meningkat secara kulaitas dalam hal mengelola waktu,mampu dalam merencanakan suatu program,mengorganisasikannya,dan mampu bekerja dibawah tekanan serta dapat dengan segera menemukan inovasi-inovasi yang kelak akan menunjang kehidupan berprofesi.

Berdasarkan perkembangan jaman dan kehidupan politik dan ekonomi di Indonesia . Kuliah kerja nyata yang merupakan program perkuliahan pada fakultas arsitektur lansekap perlu mendapatkan porsi yang lebih banyak lagi,Kampus tidak lagi sekedar untuk tempat belajar teori melulu, proses peng-implementasian teori tidak sekedar daripada persyaratan untuk mendapatkan nilai yang baik dan lulus dengan cum-laude ,lebih dari itu semangat kemandirian untuk nantinya dapat berdiri di kaki sendiri , Kerja Sambil Kuliah haruslah menjadi indikator keberhasilan daripada seorang calon arsitek lansekap dapat berprofesi nantinya

Seorang sarjana yang siap untuk mandiri lebih baik daripada seorang sarjana yang lulus dengan cum-laude tapi masih melamar kesetiap perusahaan
.

Label:

 
posted by JOHN F.PAPILAYA at 05.57 | Permalink |


0 Comments: